Showing posts with label Kurikulum 2013. Show all posts
Showing posts with label Kurikulum 2013. Show all posts

29 December 2016

Panduan Penilaian Oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan Untuk Sekolah Menengah Pertama K-13

Hasil monitoring dan evaluasi pelaksanaan Kurikulum 2013 tingkat SMP pada 2014 menunjukkan bahwa salah satu kesulitan pendidik dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013 adalah dalam melaksanakan penilaian. Sekitar 60% responden pendidik menyatakan, mereka belum dapat merancang, melaksanakan, mengolah, melaporkan, dan memanfaatkan hasil penilaian dengan baik. Kesulitan utama yang dihadapi pendidik: merumuskan indikator, menyusun butir-butir instrumen, dan melaksanakan penilaian sikap dengan berbagai macam teknik. Selain itu, banyak di antara pendidik yang kurang percaya diri dalam melaksanakan penilaian keterampilan. Mereka belum sepenuhnya memahami bagaimana menyusun instrumen dan rubrik penilaian keterampilan. 

Kesulitan lain yang banyak dikeluhkan pendidik berkaitan dengan penulisan deskripsi capaian aspek sikap, aspek pengetahuan, dan aspek keterampilan. Di samping itu, sejumlah pendidik mengaku bahwa mereka belum percaya diri dalam mengembangkan butir-butir soal pengetahuan. Mereka kurang memahami bagaimana merumuskan indikator dan menyusun butir-butir soal untuk pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif yang dikombinasikan dengan keterampilan berpikir tingkat rendah hingga tinggi.

Panduan Penilaian Oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan Untuk Sekolah Menengah Pertama K-13
Sebaiknya file dicetak agar mudah dipelajari
Satuan pendidikan mengalami kesulitan dalam menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), merumuskan kriteria kenaikan kelas, dan kriteria kelulusan peserta didik. Permasalahan lain yang sering muncul adalah penetapan KKM dan secara teknis menerapkannya pada setiap Kompetensi Dasar (KD) sebagai kompetensi minimal untuk selanjutnya menjadi KKM mata pelajaran.Di samping itu, pendidik mengalami kesulitan dalam menentukan nilai hasil remedial berkaitan dengan KKM.

Memperhatikan permasalahan-permasahan di atas, perlu disusun Panduan Penilaian pada Sekolah Menengah Pertama (SMP). Panduan penilaian ini diharapkan dapat memudahkan pendidik dan satuan pendidikan dalam merencanakan, melaksanakan, dan melaporkan serta memanfaatkan hasil penilaian baik aspek sikap, aspek pengetahuan, dan aspek keterampilan.

Selengkapnya dapat di download DI SINI

27 December 2016

Teknik Penilaian Pengetahuan pada Kurikulum 2013

Pengertian

Penilaian pengetahuan adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur proses dan hasil pencapaian kompetensi peserta didik yang berupa kombinasi penguasaan proses kognitif (kecakapan berpikir) mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, dan mengkreasi dengan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, maupun metakognitif.

Penilaian pengetahuan dilakukan dengan berbagai teknik. Pendidik dapat memilih teknik penilaian yang paling sesuai dengan karakteristik kompetensi dasar, indikator, atau tujuan pembelajaran yang akan dinilai. Segala sesuatu yang akan dilakukan dalam proses penilaian perlu ditetapkan terlebih dahulu pada saat menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Teknik yang biasa digunakan adalah tes tertulis, tes lisan, dan penugasan.

Teknik Penilaian Pengetahuan pada Kurikulum 2013

a. Tes Tertulis

Tes tertulis adalah tes yang soal dan jawaban disajikan secara tertulis berupa pilihan ganda, isian, benar-salah, menjodohkan, dan uraian. Instrumen tes tertulis dikembangkan atau disiapkan dengan mengikuti langkah-langkah berikut.
  1. Memeriksa kompetensi dasar dan indikatornya
    KD dan indikator biasanya sudah dicantumkan dalam RPP. Indikator untuk KD tertentu sebaiknya ditingkatkan, dalam arti menetapkan kata kerja operasional yang lebih tinggi daripada yang dirumuskan dalam KD. Misalnya jika kata kerja operasional KD sebatas memahami, maka pendidik dapat menetapkan indikator sampai menganalisis atau mengevaluasi. Tentu saja tidak semua KD dapat dan perlu ditingkatkan.
  2. Menetapkan tujuan penilaian 
    Menetapkan tujuan penilaian apakah untuk keperluan mengetahui capaian pembelajaran ataukah untuk memperbaiki proses pembelajaran, atau untuk kedua-duanya. Tujuan ulangan harian berbeda dengan tujuan ulangan tengah semester (PTS), dan tujuan untuk ulangan akhir semester (PAS). Sementara ulangan harian biasanya diselenggarakan untuk mengetahui capaian pembelajaran atau untuk memperbaiki proses pembelajaran (formatif ), PTS dan PAS umumnya untuk mengetahui capaian pembelajaran (sumatif ).
  3. Menyusun kisi-kisi 
    Kisi-kisi merupakan spesifikasi yang memuat kriteria soal yang akan ditulis yang meliputi antara lain KD yang akan diukur, materi, indikator soal, bentuk soal, dan jumlah soal. Kisi-kisi disusun untuk memastikan butir-butir soal mewakili apa yang seharusnya diukur secara proporsional. Pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dan metakognitif dengan kecakapan berfikir tingkat rendah hingga tinggi akan terwakili secara memadai.
  4. Menulis soal berdasarkan kisi-kisi dan kaidah penulisan soal
  5. Menyusun pedoman penskoran
    Untuk soal pilihan ganda, isian, menjodohkan, dan jawaban singkat disediakan kunci jawaban. Untuk soal uraian disediakan kunci/model jawaban dan rubrik.

b. T es Lisan

Tes lisan merupakan pertanyaan-pertanyaan yang diberikan pendidik secara lisan dan peserta didik merespon pertanyaan tersebut secara lisan pada saat proses pembelajaran berlangsung. Selain bertujuan mengecek penguasaan pengetahuan peserta didik (assessment of learning), tes lisan terutama digunakan untuk perbaikan pembelajaran (asessment for learning). Tes lisan juga dapat menumbuhkan sikap berani berpendapat, percaya diri, dan kemampuan berkomunikasi secara efektif. Tes lisan juga dapat digunakan untuk melihat ketertarikan peserta didik terhadap materi yang diajarkan dan motivasi peserta didik dalam belajar (assessment as learning).

c. Penugasan

Penugasan adalah pemberian tugas kepada peserta didik untuk mengukur dan/ atau memfasilitasi peserta didik memperoleh atau meningkatkan pengetahuan. Penugasan untuk mengukur pengetahuan dapat dilakukan setelah proses pembelajaran (assessment of learning). Sedangkan penugasan untuk meningkatkan pengetahuan diberikan sebelum dan/atau selama proses pembelajaran (assessment for learning).

Sumber : Panduan Penilaian Oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan Untuk Sekolah Menengah Pertama, Kemdikbud, 2016

01 July 2015

Undangan Pelatihan Kurikulum 2013 Bagi Guru Sasaran SMP, SMA/SMK Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah SMP Provinsi NTB


Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Nusa Tenggara Barat melalui suratnya bernomor 670 /J35.4/LL/2015 tertanggal 1 Juli 2015 menginformasikan bahhwa akan mengadakan Pelatihan Kurikulum 2013 bagi guru sasaran SMP, SMA/SMK, Kepala Sekolah SMP, dan Pengawas Sekolah SMP. 

Pelatihan Kurikulum 2013 tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 3 sampai dengan 8 Juli 2015. Kegiatan akan berlangsung di 7 tempat diantaranya Hotel Arum Jaya Mataram, balai Pelatihan Pertanian Narmada, Wisma Nusantara Mataram, LPMP NTB, PHI Narmada, Gedung Al-Ihsan (Barat Bandara Lama), dan Hotel Triguna Mataram  (depan Pool Lombok Taxi). 

Adapun jadwal pelaksanaannya adalah sebagai berikut :

 

Beberapa hal yang perlu diperhatikan berkenaan dengan pelaksanan kegiatan tersebut adalah :
  1. Peserta Pelatihan Kurikulum 2013 bagi Guru SMP, SMA/SMK, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah adalah sasaran yang belum pernah mengikuti pelatihan Kurikulum 2013 dan terdaftar dalam aplikasi verval Kurikulum 2013.
  2. Jika ada peserta dalam daftar terlampir sudah pernah mengikuti pelatihan Kurikulum 2013 tahun 2013 dan tahun 2014 maka peserta tersebut harus diganti dengan guru yang belum pernah mengikuti pelatihan Kurikulum 2013. Guru pengganti harus memiliki NUPTK atau Peg ID.
  3. Jika masih ada guru yang belum mengikuti pelatihan dan tidak ada dalam daftar panggilan, maka guru tersebut boleh didaftarkan untuk mengikuti pelatihan
  4. Khusus untuk peserta Kepala Sekolah SMP dan Pengawas Sekolah SMP, peserta tidak boleh diganti atau diwakilkan karena pelatihannya berkelanjutan. Panitia akan menolak dan tidak akan memproses administrasi peserta pengganti bagi Kepala Sekolah SMP dan Pengawas Sekolah SMP.
  5. Peserta wajib mengikuti pretest sesuai jadwal karena merupakan bagian dari penilaian
  6. Peserta wajib mengikuti semua rangkaian kegiatan dari awal sampai akhir
  7. Peserta diharapkan hadir tepat waktu karena jadwal kegiatan yang sangat padat
  8. Selama kegiatan berlangsung, peserta akan dinilai oleh narasumber dan panitia. Penilaian meliputi penilaian sikap, penilaian keterampilan, dan penilaian pengetahuan
  9. Kelengkapan yang dibawa peserta :
    1. Surat tugas yang ditandatangani pejabat yang berwenang
    2. SPPD yang ditandatangani pejabat yang berwenang
    3. Laptop
  10. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi kontak person 081933127727 (Musmuliadi).
Silahkan bagi bapak/ibu guru mengecek apakah terpanggil menjadi peserta Pelatihan tersebut. Download dokumennya berikut ini :
  1. Surat Undangan Pelatihan Kurikulum 2013 Bagi Guru Sasaran SMP, SMA/SMKKepala Sekolah SMP dan Pengawas Sekolah SMP 
  2. Daftar Peserta Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah
  3. Daftar Peserta SMA
  4. Daftar Peserta SMP
  5. SPPD
Sumber : Bidang PMPTK Dinas Dikpora Kabupaten Lombok Timur